Android adalah salh satu sistem operasi untuk telepon seluler berbasis linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri dan digunakan oleh bermacam perangkat mobile. Awalnya google inc. membeli android inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan android, dibentuklah open headset alliance, konsorsium dari 34 perusahaan hardware, software, dan telekomunikasi, termasuk google, HTC, intel, motorola, qualcomm, t-mobile, dan nvidia.
Rilis pertama kali pada tanggal 5 november 2007, androin bersama open handset alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Google juga merilis kode-kode android dibawah lisensi apahe.
Sejarah android
1. Kerjasama dengan android inc.
Pada juli 2000, google kerjasama dengan android inc., perusahaan yang berada di palo alto, california amerika serikat. Para pendiri android inc. Bekerja pada google diantaranya andy rubin, rich miner, nick sears, dan chris white. Banyak yang menganggap fungsi android inc. Hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler.
Di perusahaan google, tim yang dipimpin rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel linux. Versi android terbaru yaitu android 3.0. juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile.
2. Produk awal (2007-2008)
Sekitar september 2007, sebuah studi melaporkan bahwa google mengajukan hak paten aplikasi telpon seluler.
Pada 9 desember 2008, diumumkan anggota baru dalam program kerja android diantaranya ARM holdings, atheros comunications, diproduksi oleh asustek computer inc, garmin ltd, softbank,sony ericson, toshiba corp, dan vodafone group plc. OHA mengumumkan produk perdana mereka, android perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel linux 2.6.
Telepon seluler pertama yang memakai sistem operasi android adalah HTC dream yang dirilis tanggal 22 oktober 2008.
1. Android 1.1
Pada 9 maret 2009, google merilis android versi 1.1. android versi ini dilengkapi dengan pembarua estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search, pengiriman pesan dengan gmail dan pemberitahuan email.
2. Android 1.5 (cupcake)
Pertengahan mei 2009, google merilis telepon seluler menggunakan android dengan versi 1.5.(cupcake). Terdapat pembaharuan fitur seperti kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke youtube dan gambar picasa langsung dari telpon, bluetooth A2DP support, animasi layar, dan keyboard pada layar dapat disesuaikan dengan sistem.
3. Android 1.6(donut)
Dirilis pada september menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang diintegrasikan, gestures, dan text-to-speesch engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech.
4. Android 2.0/2.1(eclair)
Pada 3 desember 2009 kembali diluncurkan ponsel android dengan versi 2.0/2.1 (eclair). Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan google maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital zoom dan bluetooth 2.1.
Banyak sekali pihak yang berminat menyalurkan aplikasi mereka ke sistem operasi android. Contonya saja shazam, backgrounds dan weatherbug. Sistem operasi android dalam situs internet juga penting untuk menciptakan aplikasi android asli contoh myspace dan facebook.
5. Android 2.2 (froyo : frozen yoghurt)
Android versi ini dilincurkan pada tanggal 20 mei 2010. Perubahan umumnya antara lain adobe flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 – 5 kali lebih cepat, integrasi v8 javascript engine yang dipakai google chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam sd card, kemampuan wifi hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi android market.
6. Android 2.3 (gingerbread)
Android versi ini dirilis pada tanggal 6 desember 2010. Perubahan umum android versi ini adalah kemampuan permainan, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru, dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
7. Android 3.0 (honeycomb)
Android ini dirancang khusus untuk tablet, android ini juga mendukung ukuran layar yang lebih besar. User interfacenya juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Android ini juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan honeycomb adalah motorola xoom.
8. Android 4.0 (ice cream sandwich)
Android ini dirilis pada 19 oktober 2011. Membawa fitur honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagai informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel yang menggunakan sistem operasi ini adalah samsung galaxy nexus.
9. Android 4.1 (jelly bean)
Android ini dirilis pada acara google I/O membawa keunggulan dan fitur baru. Diantaranya meningkatnya input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui voice search yang lebih cepat. Dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, atau hasil pertandingan olahraga. Android ini muncul pertama kali dalam produk tablet asus, yakni google nexus 7.
Fitur yang terdapat pada android adalah :
- Kerangka aplikasi : memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
- Dalvik mesin virtual : mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat telepon seluler.
- Grafik : grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL,
- SqLite : untuk penyimapanan data.
- Mendukung media : audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF).
- GSM, bluetooth, EDGE, 3G, 4G dan WiFi(tergantung piranti keras).
- Kamera, global positionning system (GPS), kompas, NFC dan accelerometer (tergantung piranti keras).
Kelebihan dan kekurangan android
a. Kelebihan android
- Android bersifat open source karena berbasis linux. Sehingga banayak developer yang ingin mengembangkan android.
- Merupakan realisasi dari cloud computing, karena semua fitur google sudah terintegrasi dengan mobile yang terpasang android. Contact pada telepon seluler pun akan tersimpan secara otomatis pada account google.
- Dengan adanya android market sara mendapatkan os android ini terbilang mudah.
- Fleksibel karena bisa digunakan pada banyak platform hardware.
- Android memberikan pilihan untuk memilih hardware yang digunakan.
- Android dapat mengubah pengaturan dengan cepat.
- Android dapat menjalankan beberapa aplikasi pada waktu yang bersamaan disebut juga multitasking.
- Kemudahan dalam notifikasi karena setiap ada sms, email, atau bahkan artikel terbaru RSS reader, akan selalu ada notifikasi di home di home screen ponsel android.
b. Kekurangan android
- Ketergantungan pada koneksi internet yang simultan.
- Kurang tersedianya aplikasi tambahan pihak ketiga.
- Tidak dapat update os android terbaru
- Rendahnya kualitas materi yang digunakan
- Procsesor dan RAM dengan clock speed rendah
- Layar berkualitas rendah
Perangkat yang menggunakan OS android
- E-Reader: Gigabyte EB10, Pandigital Novel
- Konsol game: Hardkernel ODROID-S
- GPS Receiver: Mio MiBuddy
- Home Audio: Bonux Media Player
- Telephone Kabel: Motorola HS1001, Biatone iHome Phone
- Multimedia Player: Creative Zii Egg, RAmos Blue Magic T8
- Netbook: Acer AspireOne D260, HP Compaq Airlife 100
- Ponsel: Google Nexus One, HTC Desire, Motorola Milestone, samsung galaxy
- Photo Frame: Parrot Speccio DPF
- Platform: MOTO AMP 5″
- Smartbook: Toshiba AC100
- Tablet: Archos 8, Dell Mini5
- Televisi: Sony Dragonpoint, People of Lava Scandanavia
- Ultra Mobile PC: aigo MID, ENT ET-M4301
- Mobil: Roewe 350
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
http://id.scribd.com/doc/55060328/Makalah-Android-Tugas-Sistem-Operasi
http://www.wahyu-winoto.com/2012/04/kelemahan-android-menurut-para-pengguna.html
http://inet.detik.com/read/2010/06/25/112549/1386315/317/
Diposting oleh
Dwi Handayani
komentar (0)
Diposting oleh
Dwi Handayani
komentar (3)
- Definisi
Birokrasi berasal dari kata bureau yang artinya meja atau kantor dan kata kratia diartikan sebagai suatu pemerintahan. Dalam bahasa inggris birokrasi disebut dengan civil service. Dalam kamus akademi perancis pada tahun 1978 dengan arti kekuasaan, pengaruh, dari kepala dan staf biro pemerintahan. Dalam kamus bahasa jerman edisi 1813 mendefenisikan birokrasi sebagai wewenang atau kekuasaan yang berbagai departemen pemerintah dan cabang-cabangnya.
Sedangkan pada kamus italia terbit 1823 mengartikan birokrasi sebagai kekuasaan pejabat di dalam administrasi pemerintahan.
Pada awal abad ke-19, balzac memaparkan citra birokrasi dan mempopulerkannya di perancis. Demikian dengan john gorres, melihat birokrasi sebagai institusi sipil yang mirip kedudukan tentara. Bahkan prinsipnya sama dengan tentara : disiplin, kelompok, promosi, sentralisasi dan penghargaan.
John stuart mill, dalam teori politiknya, birokrasi memiliki arti penting yaitu : keterampilan dan kemampuan politik yang tinggi.
Menurut max weber birokrasi adalah sebagai bagian dari usaha yang luar biasa untuk membukukan konsep-konsep sosial.
Weber mengemukakan 5 keyakinan sebagai berikut :
- Hukum adalah sistem abstrak
- sedangkan administrasi mengurus kepentingan organisasi
- Manusia menjalankan otoritas dan mematuhi tatanan impersonal
- Anggota taat hukum
- Kepatuhan ditunjukan kepada tatanan impersonal
Berdasarkan definisi beberapa ahli birokrasi adalah suatu sistem kontrol yang dirancang berdasarkan aturan-aturan yang rasional dan sistematis bertujuan mengkoordinasi dan mengarahkan aktivitas-aktivitas kerja individu untuk menyelesaikan tugas-tugas administrasi berskala besar ( dari Blau & Meyer,1971;Coser & Rosenberg,1976;mouzelis dalam setiawan,1998).
Dalam kamus bahasa indonesia birokrasi merupakan sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai karena telah berpegang pada hirarki dan jenjang jabatan.
Dalam suatu organisasi, baik organisasi pemerintahan maupun swasta, baik dalam bidang niaga/perusahaan maupun bidang sosial, birokrasi merupakan sistem kerja yang menyelenggarakan kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan kertas atau paper work.
- Keuntungan dan kelemahan birokrasi
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan birokrasi merupakan syarat pokok yang harus dibina dan dikembangkan sehingga merupakan suatu birokrasi yang kuat. Dengan adanya birokrasi yang kokoh dan kuat suatu negara tidak akan terombang ambing oleh perubahan politik, kebijaksanaan, peraturan perundang-undangan yang baru.
Disamping keuntungan yang dapat diperoleh dari birokrasi yang baik, dalam tubuh birokrasi juga terdapat beberapa kelemahan. Kelemahan pokok dalam birokrasi adalah sifat regid atau kaku dari birokrasi. Sifat regid dari birokrasi mengakibatka kurang fleksibel karena segala urusan terlalu terkait oleh suatu ketentuan, peraturan, prosedur yang pada umumnya berbelit-belitsehingga ,e,bosankan bagi yang memiliki kepentingan yang mendadak tergesa-gesa dengan waktu yang terbatas, tentu mereka tidak banyak berbuat apa-apa kecuali menunggu kepentingan itu selesai sesuai dengan aturan dan prosedur yang ditentukan.
Kelebihan birokrasi menurut max weber :
- Ada aturan, norma dan prosedur untuk mengatur organisasi
- Ada spesialisasi pekerjaan dan job description yang jelas
- Ada hirarki otoritas yang formal, sehingga memudahkan pengkoordinasian
Kekurangan birokrasi menurut max weber
- Hirarki otoritas yang formal cenderung kaku
- Aturan dan kontrol yang terlalu rinci menyebabkan impersonality atau melupakan unsur-unsur kemanusiaan
- Birokratisme
Jika birokrasi itu baik maka segala urusan dapat berjalan dan di selesaikan dengan baik. Namun jika dalam prakteknya banyak hal dan urusan tidak dapat berjalan seperti yang diharapkan sehingga menimbulkan kemacetan dan hambatan. Hambatan yang terjadi bukan karena birokrasi namun birokrasi yang tidak baik.
Menyebut Birokrasi dalam arti negatif dengan istilah birokratisme. Birokratisme mengacu pada sifat keterpakuan pada rutinitas, penolakan terhadap inovasi, keengganan memikul tanggung jawab, kekakuan dalam menerapkan aturan, kecendrungan menunda pekerjaan (Dawam Raharjo; Prisma,1986).
Birokratisme muncul karna beberapa hal yaitu :
- Ada sementara pejabat/pegawai yang terlalu berpegang teguh pada ketentuan/peraturan yang berlaku, tidak dapat meneyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang sedang berlangsung
- Tidak adanya human relation yang harmonis dalam instansi sehingga antara pejabat satu dengan lainnya tidak saling mengenal meskipun berada dalam satu lingkungan
- Pejabat/pegawai memperlambat urusan dengan maksud-maksud tertentu
- Organisasi terdiri dari beberapa unit dan masing-masing unit terletak saling berjauhan
- Pejabat/pegawai menunjukkan kekuasaannya
- Pejabat/pegawai menentang kebijaksanaan pimpinan
- Kebijaksanaan yang ditetapkan tidak dimengerti bawahan sehingga kebijaksanaan tidak dapat dilakukan
- Pejabat/pegawai tidak mau menerima perubahan dalam sistem. Metode dan prosedur kerja
- Pejabat/pegawai tidak menyadari mereka sesungguhnya adalah abdi negara, yang harus memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat, bukan sebaliknya.
- Faktor kepemimpinan juga dapat mempengaruhi birokratisme. Hal ini tergantung dari tipe kepemimpinan seorang pimpinan.
Ada beberapa tipe kepemimpinan yaitu :
- Tipe leadership yaitu suatu tipe dimana seseorang leader mengadakan hubungan langsung dengan bawahan tidak melalui jalur-jalur hirarki yang ditetapkan. Tipe ini akan mengakibatkan timbulanya sentralisasi kepemimpinan, seolah-olah semua instruksi datang dari pimpinan.
- Tipe non-persoanal leadership yaitu suatu tipe dimana seorang pimpinan dalam mengadakan hubungan dengan para bawahan melalui saluran hirarki yang telah ditetapkan.
Referensi :
http://kaummudayangmerana.blogspot.com/2008/02/kutipan-buku-birokrasi-martin-albrow.html
http://communicationista.wordpress.com/2009/12/19/max-weber-theory-of-bureaucracy/ (MAX WEBER (1864 )THEORY OF BUREAUCRACY)
Martin Albrow, Birokrasi,(yogyakarta: Tiara Wacana, cet.3,2004).
Wursanto,lg.2002,Dasar-DasarIlmuOrganisasi,ANDI,Yogyakarta.( http://antonsinaga.blogspot.com/2013/01/birokrasi.html)
http://chayoo-jelex.blogspot.com/2013/01/definisi-keuntungan-kelemahan-konsep.html
Diposting oleh
Dwi Handayani
komentar (0)
waktu cepat berlalu menghampiri setiap insan
takkan mampu menyudahi cerita ini
keindahan selalu berdampingan
dengan kesedihan
kemarin tertawa
sekarang menangis
kemarin tersenyum
sekarang bersedih
rumit, itu yang akan dirasakan manusia
disetiap cinta
akan ada luka
disetiap luka terbesit senyuman
keindahan saja
tak mampu mewakilkan perasaan manusia
kebencian akan menimbulkan luka
jika itu yang di rasakan
ini akan menyesakkan dada
Diposting oleh
Dwi Handayani
komentar (1)
KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Di dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berkomunikasi dengan orang yang ada disekitar kita karena kita merupakan makhluk sosial. Dan saat melakukan komunikasi kita membutuhkan orang lain. Komunikasi adalah hal penting yang ada di dunia ini dengan komunikasi kita bisa mengetahui beberapa kejadian yang diceritakan manusia lain kepada kita. Dengan begini komunikasi adalah hal yang sangat penting, sehingga kita juga dalam berkomunikasi memerlukan etika hingga orang lain merasa nyaman saat berkomunikasi dengan kita. Dalam organisasi atau perusahaan juga membutuhkan komunikasi yang baik antara atasan bawahan antara karyawan dan antara perusahaan dengan masyarakat umum.
Perusahaan adalah suatu unit usaha yang salah satu tujuannya mendapatkan laba. Jika ingin mendapatkan laba pemilik perusahaan harus bekerjasama dengan karyawan yang ada didalam perusahaan tersebut. Mereka juga harus menjaga komunikasi dengan baik agar tidak terjadi kesalahpahaman. Karyawan nya juga harus mempunyai pengalaman dan keterampilan yang baik hingga jika pada saat mengeluarkan produksi atau pun rencana itu akan menjadi yang baik, dan mendapatkan produk yang berkualitas.
Dalam perusahaan ada yang dinamakan manajemen. Manajemen merupakan sekumpulan orang yang melakukan kegiatan planning ,organizing, leading dan controlling. Manajemen mempunyai tanggung jawab tertinggi atas berbagai pengambilan keputusan yang berkaitan dengan bidang dibawah ini.
Dari 2 elemen tersebut yaitu karyawan dan manajemen merupakan satu kesatuan yang saling membutuhkan. Manajemen yang baik adalah manajemen yang dapat berkomunikasi dengan karyawan secara tepat. Banyak sekali hal dapat digunakan untuk pendekatan antara manajemen kepada karyawan bisa secara formal maupun informal.
Hubungan baik antara manajemen dengan karyawan akan berdampak baik pula bagi perusahaan. Ide-ide baru dari karyawan bisa menyelesaikan masalah yang terdapat dalam perusahaan tersebut. Produktivitas pun juga meningkat karena karyawan dengan suka rela memberikan tenaga dan pikiran pada perusahaan.
Diantara kedua belah pihak terjadi komunikasi timbal balik. Sehingga diperlukan kerja sama untuk yang diharapkan untuk mencapai cita-cita, baik pribadi maupun perusahaan. Dengan begitu dapat dengan mudah mereka dapat mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang diinginkan.
DEFINISI KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Goldhaber (1986) memberikan definisi komunikasi dalam organisasi yaitu proses menciptakan dan saling menukar pesan dalam hubungan jaringan yang saling bergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang selalu berubah-ubah. Dalam definisi komunikasi dalam perusahaan terdapat 7 konsep yaitu :
a. Proses
Dalam suatu organisasi kita menciptakan dan saling tukar menukar pesan antar anggota, hal ini berjalan terus-menerus dan tidak ada hentinya maka hal ini disebut sebagai proses.
b. Pesan
Pesan adalah susunan simbol yang penuh arti tentang orang, objek, kejadian yang dihasilkan oleh interaksi dengan orang. Pengklasifikasian pesan menurut bahasa dapat pula dibedakan atas pesan verbal dan pesan nonverbal. Klasifikasi pesan menurut penerima dapat dibedakan menjadi 2 yaitu pesan internal dan eksternal. Klasifikasi pesan yang terakhir adalah berdasarkan tujuan dari pengiriman dan penerima pesan. Redding (Goldhaber,1986) ada 3 alasan umum bagi arus pesan dalam organisasi yaitu berkenaan dengan tugas dalam organisasi, pemeliharaan organisasi, dan kemanusiaan.
Thayer mengemukakan 4 fungsi khusus dari arus pesan dalam organisasi yaitu : untuk memberi informasi, untuk mengatur, untuk membujuk dan untuk mengintegrasikan. Goldhaber (1986)menggunakan 3 klasifikasi redding ditambah dengan klasifikasi baru yaitu inovasi ini misalnya rencana baru organisasi, kegiatan baru organisasi, kegiatan baru, program baru atau pengarahan yang membangkitkan pemecahan masalah.
c. Jaringan
Pertukaran pesan dari orang satu ke orang yang lain terjadi melewati suatu set jalan kecil yang dinamakan jaringan komunikasi. Peran tingkah laku dalam organisasi menentukan siapa yang menduduki posisi tertentu atau pun pekerjaan tertentu baik dinyatakan formal maupun informal.
d. Keadaan saling tergantung
Hal ini telah menjadi sifat dari suatu organisasi sistem terbuka. Jika suatu bagian dalam organisasi mengalami gangguan maka berpengaruh kepada bagian yang lain. Begitu juga dengan jaringan komunikasi dalam organisasi saling melengkapi.
e. Hubungan
Organisasi yang merupakan sistem terbuka, sistem kehidupan sosial maka untuk berfungsi bagian-bagian itu terletak ditangan manusia. Karena itu hubungan manusia dalam organisasi memfokuskan kepada tingkah laku. Hubungan manusia dalam organisasi mulai dari yang sederhana yaitu hubungan diantara dua orang, hubungan dalam kelompok-kelompok kecil,maupun besar dalam organisasi.
Thayer membedakan hubungan ini menjadi hubungan bersifat individual, kelompok dan hubungan organisasi. Sedangkan pace dan boren menggunakan istilah hubungan interpesonal dalam komunikasi yang terjadi hubungan tatp muka.
f. Lingkungan
Lingkungan secara fisik dan faktor sosial perlu diperhitungkan dalam pembuatan keputusan mengenai individu dalam suatu sistem. Lingkungan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu internal dan eksternal. Lingkungan internal terdiri dari organisasi dan kultur nya dan antara organisasi itu dengan lingkungan eksternal nya. Kultur organisasi yaitu pola kepercayaan dan harapan dari anggota organisasi yang menghasilkan norma-norma yang membentuk tingkah laku individu dan kelompok dalam organisasi. Karena lingkungan berubah-ubah maka organisasi memerlukan informasi baru. Informasi baru ini harus dapat mengatasi perubahan dalam lingkungan dengan menciptakan dan pertukaran pesan baik secara internal dalam unit-unit yang relevan maupun terhadap kepentingan umum secara eksternal.
g. Ketidakpastian
Ketidakpastian adalah perbedaan informasi yang ada dengan informasi yang diharapkan. Untuk mengurangi ketidakpastian organisasi menciptakan dan menukar pesan diantara anggota, melakukan penelitian, pengembangan organisasi, dan menghadapi tugas-tugas yang komplek dengan integrasi yang tinggi. Salah satu urusan utama dari komunikasi organisasi adalah menentukan dengan tepat berapa banyaknya informasi yang diperlukan untuk mengurangi ketidakpastian tanpa informasi yang berlebihan.
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi ( Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Orientasi nya bukan pada organisasi tapi lebih kepada anggotanya secara individual.
Komunikasi dalam organisasi adalah juga dapat diartikan sebagai komunikasi suatu organisasi yang dilakukan pimpinan, baik dengan para karyawan maupun dengan khalayak yang ada kaitannya dengan organisasi, dalam rangka pembinaan kera sama yang serasi untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi (effendy,1989:214).
Price (1997) mendefinisikan komunikasi organisasi sebagai derajat atau tingkat informasi tentang pekerjaan yang dikirimkan organisasi untuk anggota dan diantara anggota organisasi.
PENTING KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
a. Komunikasi mendatangkan efektifitas yang lebih besar.
b. Komunikasi menempatkan menempatkan orang-orang pada tempat yang seharusnya.
c. Komunikasi membawa orang-orang untuk terlibat dalam organisasi dan meningkatkan motivasi untuk melibatkan kinerja yang baik dan meningkatkan komitmen terhadap organisasi.
d. Komunikasi menghasilkan hubungan dan pengertian yang lebih baik antara bawahan, kolega, dan orang-orang di dalam dan di luar organisasi.
e. Komunikasi menolong orang-orang untuk mengerti perlunya perubahan.
f. Komunikasi meminimalkan permasalahan-permasalahan di dalam keorganisasian seperti konflik, stress, demotifasi dan loyalitas.
Sasaran komunikasi dapat diterapkan di dalam suatu organisasi atau perusahaan, maka sasaran yang dituju beraneka ragam dengan tujuan utama untuk mempersatukan individu-individu yang tergabung di dalam organisasi atau perusahaan tersebut. Berdasarkan komunikasi dan jumlah komunikasi, komunikasi dapat digolongkan dalam 3 kategori yaitu :
1. Komunikasi antar pribadi
Komunikasi ini diterapkan antara individu dalam usaha menyampaikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dengan demikian dapat tercapai keinginan bersama.
2. Komunikasi kelompok
Prinsip dalam melakukan suatu komunikasi yang ditekankan adalah faktor kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas dalam usaha menyampaikan informasi, komunikasi dalam berkelompok tidak seperti komunikasi antar pribadi.
3. Komunikasi massa
Komunikasi massa melalui alat yaitu media massa yang meliputi media cetak dan media elektronik. Dengan landasan konsep-konsep komunikasi sebagaimana yang telah diuraikan, maka kita dapat memberi batasan tentang komunikasi dalam organisasi atau perusahaan secara sederhana yaitu komunikasi antar manusia yang terjadi dalam konteks organisasi atau perusahaan. Meminjam definisi Goldhaber, komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang bersifat saling bergabung satu sama lain. Berikut adalah pengertian dan fungsi dari arus komunikasi yaitu :
a. Downward comunications
Adalah komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang berada pada tataran manajemen mengirimkan pesan kepada bawahannya.
Fungsi arus komunikasi dari atas ke bawah ini sebagai berikut :
- Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja
- Penjelasan dari pimpinan tenteng mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan.
- Penyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku.
- Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.
b. Upward comunication
Adalah komunikasi yang terjadi ketika bawahan mengirim pesan kepada atasannya.
Fungsi arus komunikasi dari awah ke atas ini adalah :
- Penyampaian informasi tentang pekerjaan atau pun tugas yang sudah dilaksanakan.
- Penyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan atau pun tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh bawahan.
- Penyampaian saran-saran perbaikan dari bawahan.
- Penyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.
c. Horizontal comunication
Adalah tindak komunikasi ini berlangsung diantara para karyawan atau pun bagian yang memiliki kedudukan yang setara.
Fungsi arus komunikasi horizontal ini adalah :
- Memperbaiki koordinasi tugas
- Upaya pemecahan masalah
- Saling berbagi informasi
- Upaya pemecahan konflik
- Membina hubungan melalui kegiatan bersama
BENTUK KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Komunikasi sebagai proses memiliki bentuk :
1. Bentuk komunikasi berdasarkan
a. Komunikasi langsung
Komunikasi langsung tanpa menggunakan alat. Komunikasi berbentuk kata-kata, gerakan-gerakan yang berarti khusus dan pengguna syarat. Contoh kita berbicara langsung kepada seseorang dihadapan kita.
b. Komunikasi tidak langsung
Biasanya menggunakan alat dan mekanisme untuk melipat gandakan jumlah penerima pesan atau pun untuk menghadapi hambatan geografis. Contoh menggunakan radio, buku dan lain-lain.
2. Bentuk komunikasi berdasarkan besarnya sasaran
a. Komunikasi massa yaitu komunikasi dengan sasarannya kelompok orang dalam jumlah besar, umumnya tidak dikenal.
Komunikasi masa yang baik harus : pesan disusun dengan jelas, tidak dan tidak bertele-tele. Bahasa yang mudah dimengerti. Bentuk gambar yang baik. Membentuk kelompok khusus. Contoh kelompok pendengar (radio).
b. Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang sasarannya sekelompok orang yang umumnya dapat dihitung dan dikenal merupakan komunikasi langsung dan timbal balik.
c. Komunikasi perorangan adalah komunikasi dengan tatap muka dapat juga melalui telepon
3. Bentuk komunikasi berdasarkan arah pesan
a. Komunikasi satu arah. Pesan disampaikan oleh sumber kepada sasaran dan sasaran tidak dapat atau tidak punya kesempatan untuk memberikan umpan balik atau bertanya. Contoh radio.
b. Komunikasi timbal balik. Pesan disampaikan kepada sasaran dan sasaran memberikan umpan balik. Biasanya komunikasi kelompok atau perorangan merupakan komunikasi timbal balik.
REFERENSI
