http://www.gunadarma.ac.id

Sosialisasi telah sering kita lakukan dengan masyarakat sekitar kita. Banyak sekali hal-hal yang tidak kita tahu namun saat bersosialisasi, kita akan mengetahui beberapa pengetahuan dan wawasan yang akan kita dapat. Banyak sekali hal-hal yang mempengaruhi cara sosialisasi kita yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Bagaimana kita bersosialisasi di keluarga itu adalah tugas orang tua mendidik anaknya agar bersosialisasi dengan baik. Jika di sekolah kita bersosialisasi dengan teman dan guru. Sedangkan dimasyarakat kita bersosialisasi dengan berbagai macam masyarakat dan cara bersosialisasi kita harus menyenangkan juga tidak menyinggung perasaan mereka.
          Kita sebagai manusia yang sangat membutuhkan sosialisasi yang baik karena dengan sosialisasi kita dapat menjadi masyarakat yang baik. Manusia itu tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan orang lain. Contohnya jika anda baru pindah ke suatu pemukiman yang baru. Pada malam harinya anak anda sakit dan ternyata suami anda belum pulang, anak anda terus menangis karena menahan sakit yang harus di bawa ke rumah sakit. Anda pun akan meminta bantuan masyarakat sekitar untuk membawa anak anda ke rumah sakit karena anda tidak memiliki kendaraan. Disaat inilah manusia sangat membutuhkan pertolongan masyarakat (tetangga), jika anda menjadi masyarakat atau tetangga yang baik bagi tetangga anda. Anda akan ditolong oleh mereka untuk membawa anak anda ke rumah sakit.
          Di atas adalah sebuah contoh kecil dari kehidupan manusia, karena itu kita memang tidak bisa hidup sendiri karena kita membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita dan bersahabatlah dengan orang lain. Namun kita juga harus pintar memilih bersosialisasi dengan orang orang-orang yang benar-benar memberikan manfaat kepada kita maksudnya di sini adalah kita mampu memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk dalam ucapan mereka.
          Di keluarga kita sering kali bersosialisasi dengan orang tua kakak dan adik kita, kita menanyakan hal-hal yang tidak kita ketahui dan pasti orang tuamu akan mengajarkanmu untuk menjadi manusia yang baik dan bermanfaat bagi orang lain. Dan orang tua juga akan memberi nasihat agar kita menjadi manusia yang berhati-hati dalam memilih keputusan yang baik.
          Di sekolah kita menemukan guru dan teman yang memiliki berbagai macam karakter. Dan di sinilah kita bersosialisasi atau bergaul dengan siapa saja namun tetap saja harus pintar memilih dan memilah mana yang baik untuk kita ambil dalam kehidupan ini. Jika ada teman kita yang berbuat salah berilah nasihat yang baik dan jangan mengecam bahwa ia seorang yang jahat namun ia adalah seseorang yang salah dalam memilih pergaulan.
          Di masyarakat kita juga jangan mengecam tetangga ini jahat tetangga itu baik, sebaiknya kita bergaul dengan siapa saja namun kembali lagi kepada kita bagaimana kita menyikapinya sehingga pengaruh yang ada tetap menjadi manusia yang baik.
          Diatas merupakan jabaran pengaruh yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Dan berbagai macam hal yang terjadi di kehidupan kita tergantung kita bagaimana menyikapi semua yang terjadi dengan baik atau malah sebaliknya.
          Pengaruh-pengaruh yang ada dalam sosialisasi sebenarnya banyak sekali, dan sebaiknya kita tetap menjadi manusia sosialisasi yang baik. Sehingga tetap mengetahui informasi yang ada di masyarakat tersebut.   
Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi sosialisasi.  
Faktor yang Mempengaruhi Sosialisasi
Sosialisasi bekaitan erat dengan kepribadian. Hal ini karena kepribadian terbentuk sebagai hasil sosialisasi individu terhadap apa yang ada disekelilingnya seperti nilai, norma, kebiasaan, adat-istiadat kebudayaan.
Ada lima faktor yang menjadi dasar perkembangan kepribadian (sosialisasi) yaitu :
  1. Sifat dasar, yaitu suatu sifat dari keseluruan potensi yang diwariskan dari ayah dan ibunya.
  2. Lingkungan prenatal, yaitu lingkungan dimana dia sebelum lahir (ketika dia masih didalam rahim sang ibu. Pada saat ini dia dapat pengaruh dari ibunya seperti jenis penyakit, gangguan enduktrin yang bisa mengakibatkan gangguan mental, srtuktur tubuh seperti cacat, kidal, dan sebagainya.
  3. Perbedaan perorangan (individu), yaitu bayi yang tumbuh dan berkembang sebagai individu yang unik dan berbeda dengan individu-individu yang lain.
  4. Lingkungan, yaitu kondisi disekitar individu yang mempengaruhi rasa sosialisasinya yang meliputi : lingkungan alam, lingkungan kebudayaan, lingkungan manusia lain dan masyarakat disekitarnya.
  5. Motivasi, yaitu kekuatan dari dalam individu yang menggerakkannya untuk berbuat sesuatu.
 Faktor-faktor diatas merupakan pengaruh manusia besosialisasi dan di bawah ini ada beberapa tujuan manusia melakukan sosialisasi.
 Tujuan Manusia Bersosialisasi dengan Manusia lain
Tujuan sosialisasi secara esensial (secara pokok) adalah untuk dapat mengantarkan manusia pada kebutuhan dan tuntutan untuk dapat terus bertahan hidup di bidang fisik maupun sosial budaya (Stephan & Stephan, 1990).
Dalam konteks fisik, proses sosialisasi harus dapat membekali manusia dengan kemampuan-kemampuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan biologis dasar yang diperlukan untuk terus hidup dalam lingkungan fisik mereka.
Dalam konteks sosial budaya, proses sosialisasi harus dapat membantu manusia dengan pemahaman tentang sistem norma dan peran yang dikembangkan dalam masyarakat.
Adapun tujuan pokok dari pada sosialisasi (buku sari sosiologi) adalah :
  1. Memberi ketrampilan yang dibutuhkan seseorang dalam kehidupan ditengah-tengah masyarakat.
  2. Mengembangkan kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif.
  3. Membantu seseorang mengendalikan fungsi-fungsi organik melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
  4. Menanamkan kepada seseorang nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada pada masyarakat.



0 komentar:

Posting Komentar

Universitas Gunadarma

Populer Post